Kelas Sosial Dan Perilaku Konsumen

KELAS SOSIAL MERUPAKAN BENTUK SEGMENTASI HIERARKIS DAN ALAMIAH

Kelompok kelas sosial umumnya diatur dalam hierarki, yang sekitar dari posisi yang rendah sampai yang tinggi. Keanggotaaan kelas sosial digunakan customer untuk satu rangka referensi (barisan referensi) untuk peningkatan sikap serta sikap.

UKURAN SUBYEKTIF

Untuk menghitung kelas sosial dengan pendekatan ini, beberapa individu diharap untuk menaksir posisi kelas sosial mereka semasing. Kategorisasi keanggotaan kelas sosial yang dibuat dilandaskan pada pemahaman simpatisan pada dianya atau citra diri simpatisan. Kelas sosial dipandang seperti kejadian “pribadi” yakni kejadian yang memvisualisasikan rasa mempunyai seorang atau analisis dengan seseorang. Rasa keanggotaan barisan sosial ini seringkali disebutkan kesadaran sosial.

Indeks Variabel Tunggal

Indeks variabel tunggal cuman memakai satu variabel sosial ekonomi untuk memandang keanggotaan kelas sosial. Beberapa variabel dipakai untuk maksud seperti berikut:

Pendidikan, tingkat pendidikan resmi seorang adalah prediksi lain buat posisi kelas sosial yang biasa diterima.

Pendapatan, yakni perseorangan atau keluarga adalah variabel sosial ekonomi yang lain seringkali dipakai untuk memprediksi posisi kelas sosial.

Variabel Lain, yang dipakai untuk satu indeks kelas sosial ialah barang yang dipunyai. Pola yang terpopuler serta adalah alat penilai yang sangat susah untuk menilai barang yang dipunyai ialah rasio posisi sosial chapin.

Indeks karakter posisi, ukuran kombinasi kelas sosial yang classic ialah Warner’s Index of Posisi Characteristics (ISC). ISC adalah ukuran tertimbang dari beberapa variabel sosial ekonomi pekerjaan, pendapatan (jumlah pendapatan), mode rumah serta wilayah rumah (kualitas lingkungan)

Score posisi sosial ekonomi, sosioekonomic Posisi Skor (SES) menyatukan tiga variabel pekerjaan, pendapatan keluarga serta tingkat pendidikan. SES ini ditingkatkan oleh United States Bureau of The Census

Pergerakan naik disebabkan terdapatnya pendidikan bebas serta beberapa kesempatan untuk meningkatkan serta memajukan diri

Pergerakan turun

Kebiasaan-kebiasaan media orang kaya tidak sama dengan kebiasaan-kebiasaan media masyarakat biasa. Untuk contoh, orang mempunyai pendapatan semakin tinggi melihat TV semakin sedikit dibanding sama orang yang yang berpendapatan bertambah rendah.

error: Content is protected !!