Pertamina Trans Kontinental

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mendapatkan utang dari PT Bank BNI Syariah sejumlah Rp 175 miliar. Uang itu akan dipakai untuk investasi penyediaan kapal.

Penyediaan kapal itu adalah sisi dari taktik untuk tingkatkan keandalan model angkut keperluan energi nasional serta melakukan program investasi perusahaan.

“Pengadakan kapal yang termasuk juga dalam RKAP PTK 2020,” kata Nepos, di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

“Dengan pembiayaan penyediaan kapal ini keinginannya dapat menujang performa operasi serta keuangan PTK”, tutup Daryanto.

Pemerintah sudah memutuskan PT Pertamina (Persero) untuk pengelola blok minyak serta gas (migas) Rokan‎ sesudah 2021. Ketetapan ini adalah hadiah pemerintah untuk rakyat Indonesia mendekati hari kemerdekaan ke-73.

Direktur Penting PT Pertamina Trans Kontinental, Nepos MT Pakpahan menjelaskan, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bekerja bersama dengan PT Bank BNI Syariah (BNI Syariah) buat membayar penyediaan kapal.

Penyediaan kapal itu adalah sisi dari taktik untuk tingkatkan keandalan model angkut keperluan energi nasional serta melakukan program investasi perusahaan.

“Pengadakan kapal yang termasuk juga dalam RKAP PTK 2020,” kata Nepos, di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

“Dengan pembiayaan penyediaan kapal ini keinginannya dapat menujang performa operasi serta keuangan PTK”, tutup Daryanto.

Pemerintah sudah memutuskan PT Pertamina (Persero) untuk pengelola blok minyak serta gas (migas) Rokan‎ sesudah 2021. Ketetapan ini adalah hadiah pemerintah untuk rakyat Indonesia mendekati hari kemerdekaan ke-73.

error: Content is protected !!