Produsen Migas Siap Pertahankan Produksi

“Dari dialog yang ada, KKKS diantaranya minta suport pada proses perizinan yang masif, pemercepatan komersilisasi supaya peningkatan lapangan bisa selekasnya dilaksanakan, serta transformasi yang dilaksanakan secara cepat. Karena itu saya mengucap terima kasih sebab di akhir dialog, SKK Migas serta KKKS bisa membuahkan loyalitas bersama-sama untuk melakukan program kerja itu,” kata Dwi, di Jakarta, Rabu (18/9/2020).

Pada 2021, Pemerintah sudah memutuskan sasaran lifting minyak sebesar 705 ribu bph serta gas sebesar 5.638 juta standard kaki kubik (MMSCFD).

Dwi mengutarakan, SKK Migas serta KKKS setuju mengupayakan produksi migas nasional tahun kedepan tidak alami pengurangan hingga bisa penuhi sasaran yang diputuskan.

“Berdasar saran KKKS dalam pre-WP&B (Work Program & Anggaran) 2021 kami mengenali pentingnya beberapa langkah penambahan supaya sasaran lifting itu terwujud. Oleh karenanya SKK Migas barusan mempersilahkan KKKS selekasnya ajukan gagasan penambahan serta akan kami proses bertambah cepat. Keinginannya mulai awal tahun 2021 semua pekerjaan bisa dikerjakan hingga sasaran bisa diraih,” tuturnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM) Ego Syahrial minta, SKK Migas bersama-sama KKKS untuk kerja bertambah keras mengingat sekarang ini situasi belum juga normal kembali.

Di lain sisi, Pemerintah akan jaga iklim investasi supaya masih aman. Ini diperlihatkan dengan kebijaksanaan pemberian stimulan dalam pekerjaan usaha hulu migas yang tetap akan diusahakan.

Direktur Penting Pertamina Hulu Energi (PHE) Budiman sampaikan hal seirama.

“Pertamina mempunyai rintangan decline yang tinggi sebab mengurus mature asset.  Kami mengharap kersama yang penuh, hingga perlaksanaanya jadi lancer,” katanya.

Pemerintah sudah memutuskan PT Pertamina (Persero) untuk pengelola blok minyak serta gas (migas) Rokan‎ sesudah 2021. Ketetapan ini adalah hadiah pemerintah untuk rakyat Indonesia mendekati hari kemerdekaan ke-73.

error: Content is protected !!